Wabup Heroaldi Sampaikan Raperda APBD 2025, Sambas Catat Kinerja Keuangan Meningkat

Pojokkatanews.com - Wakil Bupati Sambas, Heroaldi Djuhardi Alwi menyampaikan penjelasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sambas Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Sambas yang digelar di ruang sidang DPRD, Selasa (9/6/2026).

Dalam pidato tertulis Bupati Sambas yang dibacakannya, Heroaldi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pengelolaan keuangan daerah hingga kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI Perwakilan Kalimantan Barat.

Menurutnya, keberhasilan mempertahankan opini WTP selama delapan tahun berturut-turut menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Sambas dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

“Sebelumnya kita telah meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) delapan kali berturut-turut oleh BPK RI dan ini merupakan hasil sinergi serta kerja keras seluruh pihak,” ujar Heroaldi.

Ia menjelaskan, pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 secara umum berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan. Pemerintah daerah terus berupaya mengoptimalkan pendapatan sekaligus memastikan penggunaan anggaran berlangsung efektif dan efisien guna mendukung terwujudnya Sambas Berkah Berkemajuan.

Berdasarkan laporan yang disampaikan, realisasi pendapatan daerah pada tahun 2025 mencapai Rp2,07 triliun atau 97,74 persen dari target yang ditetapkan. Angka tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan realisasi tahun 2024 yang berada pada angka 94,39 persen.

Sementara itu, realisasi belanja daerah mencapai Rp2,05 triliun atau 92,84 persen dari total anggaran sebesar Rp2,21 triliun. Capaian tersebut juga lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 88,48 persen.

Dari sisi pembiayaan, kinerja keuangan daerah menunjukkan perkembangan positif. Realisasi pembiayaan tahun 2025 tercatat minus Rp13,95 miliar, jauh lebih baik dibandingkan tahun 2024 yang mencapai minus Rp117,08 miliar. Dengan demikian terjadi perbaikan kinerja pembiayaan daerah sebesar Rp103,13 miliar.

Heroaldi menegaskan, capaian tersebut mencerminkan semakin optimalnya pengelolaan keuangan daerah dalam mendukung pembangunan serta pelayanan publik bagi masyarakat Kabupaten Sambas.

“Ke depan, Pemerintah Kabupaten Sambas akan terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah agar setiap program pembangunan dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat,” pungkasnya. (Run)


Posting Komentar

0 Komentar